Bolehkah Niacinamide dan Ceramide Digabung? Ini Fakta & Cara Pakainya

Kulit terasa kering, mudah kemerahan, atau tiba-tiba perih saat memakai produk skincare? Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa lapisan pelindung kulit atau skin barrier sedang...

Skincare

Kulit terasa kering, mudah kemerahan, atau tiba-tiba perih saat memakai produk skincare? Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa lapisan pelindung kulit atau skin barrier sedang terganggu. Jika kamu sedang mencari cara untuk merawatnya, kombinasi niacinamide dan ceramide bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.

Kedua bahan ini memiliki fungsi yang saling melengkapi. Niacinamide membantu mendukung proses pembentukan lipid alami kulit, termasuk ceramide, sedangkan ceramide dalam produk skincare membantu melengkapi lipid pada lapisan terluar kulit. Ketika digunakan dalam formula yang sesuai, kombinasi keduanya dapat membantu menjaga kelembapan dan mendukung fungsi skin barrier.

Lantas, apakah niacinamide dan ceramide boleh digabung dalam satu rutinitas skincare? Ya, keduanya umumnya dapat digunakan bersama. Kamu bisa memilih produk yang mengandung kedua bahan tersebut sekaligus atau menggunakan serum niacinamide dan pelembap dengan ceramide secara terpisah.

Meski begitu, hasilnya tetap bergantung pada kondisi kulit, formulasi produk, dan cara pemakaian. Supaya manfaatnya lebih optimal tanpa membuat kulit semakin tidak nyaman, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami sebelum mulai melakukan layering.

Mengapa Niacinamide dan Ceramide Adalah Kombinasi Sempurna?

Serum niacinamide dan pelembap ceramide untuk membantu merawat skin barrier.
Sumber: norseorganics.co

Niacinamide dan ceramide sering dipasangkan dalam produk perawatan kulit bukan tanpa alasan. Keduanya berperan dalam mendukung fungsi skin barrier, tetapi bekerja melalui cara yang berbeda.

Niacinamide, yang juga dikenal sebagai nikotinamida, merupakan bentuk vitamin B3 yang digunakan dalam produk topikal. Salah satu manfaatnya adalah membantu mendukung pembentukan lipid pada kulit, termasuk ceramide dan asam lemak. Lipid tersebut merupakan bagian penting dari lapisan pelindung kulit. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan niacinamide topikal dapat membantu memperbaiki fungsi skin barrier dan mengurangi kehilangan air dari kulit. (Ong dan Goh, 2024)

Sementara itu, ceramide merupakan jenis lipid yang secara alami terdapat di lapisan terluar kulit, tepatnya pada stratum corneum. Lapisan ini dapat dibayangkan seperti susunan batu bata: sel-sel kulit berperan sebagai batu bata, sedangkan lipid seperti ceramide membantu mengisi celah di antaranya.

Ketika kandungan lipid dan susunannya terganggu, kulit bisa lebih mudah kehilangan air sehingga terasa kering, kasar, atau sensitif. Ceramide yang diaplikasikan melalui produk pelembap dapat membantu mendukung fungsi lapisan pelindung tersebut. (Meckfessel dan Brandt, 2014)

Di sinilah keduanya saling melengkapi. Niacinamide mendukung proses biologis kulit dari sisi pembentukan lipid, sedangkan ceramide topikal membantu menyediakan lipid yang dibutuhkan pada lapisan terluar kulit. Kombinasi ini bukan berarti kulit akan pulih seketika, tetapi keduanya dapat menjadi bagian dari rutinitas yang membantu menjaga kelembapan dan fungsi pelindung kulit.

Perlu diingat, kondisi skin barrier tidak hanya dipengaruhi oleh dua bahan tersebut. Penggunaan pembersih yang terlalu keras, eksfoliasi berlebihan, paparan lingkungan, dan rutinitas yang tidak sesuai juga dapat berperan. Karena itu, menggabungkan niacinamide dan ceramide akan lebih bermanfaat jika dibarengi dengan rutinitas sederhana yang tidak membuat kulit terus-menerus mengalami iritasi.

4 Manfaat Utama Menggabungkan Niacinamide dan Ceramide

Botol serum niacinamide di samping pelembap wajah yang mengandung ceramide.

Kombinasi niacinamide dan ceramide dapat membantu memenuhi kebutuhan kulit dari dua sisi, yaitu mendukung fungsi lapisan pelindung kulit dan menjaga kelembapan. Berikut manfaat yang bisa kamu harapkan dengan penggunaan yang sesuai.

1. Mendukung perbaikan skin barrier yang terganggu

Ketika skin barrier melemah, kulit dapat terasa tertarik setelah mencuci muka, tampak bersisik, atau lebih mudah bereaksi terhadap produk yang sebelumnya nyaman digunakan. Dalam kondisi ini, kulit membutuhkan perawatan yang membantu mempertahankan kelembapan sekaligus mengurangi faktor pemicu iritasi.

Niacinamide dapat membantu mendukung pembentukan lipid kulit, sedangkan ceramide dalam pelembap membantu melengkapi komponen lipid pada lapisan terluar kulit. Perpaduan tersebut dapat mendukung fungsi skin barrier secara bertahap.

Namun, istilah skin barrier rusak tidak selalu menggambarkan kondisi yang sama pada setiap orang. Jika kulit mengalami kemerahan berat, luka, rasa terbakar, atau iritasi yang terus memburuk, jangan hanya mengandalkan serum dan pelembap. Kondisi tersebut sebaiknya diperiksa oleh dokter kulit agar penyebabnya dapat diketahui.

2. Membantu menjaga kulit tetap nyaman dan mengurangi kemerahan

Kulit yang mengalami gangguan pada lapisan pelindungnya cenderung lebih mudah kehilangan kelembapan dan mengalami rasa tidak nyaman. Dalam situasi tertentu, kulit juga dapat terlihat kemerahan atau terasa perih saat terkena produk tertentu.

Niacinamide memiliki sifat yang dapat membantu mendukung pengelolaan respons peradangan kulit, sedangkan ceramide membantu menjaga fungsi lapisan pelindungnya. Dengan kelembapan yang lebih terjaga, kulit berpotensi menjadi lebih nyaman dan tidak terlalu mudah mengalami kekeringan.

Meski begitu, kemerahan tidak selalu disebabkan oleh skin barrier yang terganggu. Kondisi seperti dermatitis, rosacea, alergi kontak, atau iritasi akibat bahan aktif juga dapat menimbulkan gejala serupa. Karena itu, kombinasi niacinamide dan ceramide tidak bisa dianggap sebagai solusi untuk semua jenis kemerahan.

Jika kulitmu sedang sensitif, mulailah dengan formula sederhana dan hindari menambahkan banyak bahan aktif sekaligus.

3. Membantu menyamarkan hiperpigmentasi tanpa mengabaikan kelembapan

Bekas jerawat yang menggelap atau warna kulit yang tidak merata sering membuat seseorang tertarik menggunakan serum pencerah. Niacinamide dapat menjadi salah satu pilihan karena berpotensi membantu mengurangi tampilan hiperpigmentasi melalui pengaruhnya terhadap perpindahan melanosom, yaitu struktur yang membawa pigmen melanin ke sel kulit.

Di sisi lain, ceramide membantu menjaga kelembapan sehingga rutinitas perawatan kulit tidak hanya berfokus pada tampilan warna kulit, tetapi juga kenyamanan kulit.

Kombinasi keduanya dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin merawat bekas jerawat kehitaman sekaligus menjaga skin barrier. Namun, hasilnya tidak instan dan tidak semua jenis bekas jerawat merespons dengan cara yang sama. Bekas jerawat berupa cekungan atau jaringan parut, misalnya, tidak dapat diatasi hanya dengan kombinasi bahan ini.

Jangan lupa menggunakan tabir surya pada pagi dan siang hari. Paparan sinar ultraviolet dapat memperburuk hiperpigmentasi, sehingga perlindungan matahari tetap menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan.

4. Membantu mempertahankan hidrasi dan mengurangi TEWL

Kulit yang terhidrasi dengan baik biasanya terasa lebih lembut dan tidak mudah mengalami sensasi tertarik. Untuk mempertahankan kondisi tersebut, kulit membutuhkan lapisan pelindung yang berfungsi dengan baik.

Salah satu indikator yang digunakan untuk menilai fungsi pelindung kulit adalah transepidermal water loss (TEWL), yaitu jumlah air yang menguap dari kulit ke lingkungan. Ketika fungsi skin barrier terganggu, kehilangan air dapat meningkat dan membuat kulit lebih mudah kering.

Niacinamide dapat membantu mendukung fungsi pelindung kulit, sementara ceramide dalam pelembap membantu menjaga susunan lipid pada lapisan terluar kulit. Kombinasi keduanya berpotensi membantu mempertahankan hidrasi lebih baik.

Meski demikian, kelembapan tidak hanya ditentukan oleh niacinamide dan ceramide. Bahan humektan seperti gliserin dan asam hialuronat juga dapat membantu menarik air, sedangkan emolien dan bahan oklusif membantu mengurangi kehilangan air. Karena itu, perhatikan formula pelembap secara keseluruhan, bukan hanya dua kandungan yang sedang populer.

Cara Layering Niacinamide dan Ceramide yang Benar

Seseorang mengaplikasikan serum niacinamide sebelum menggunakan pelembap wajah.

Kamu tidak harus membeli satu produk yang mengandung niacinamide dan ceramide sekaligus. Jika sudah memiliki serum niacinamide dan pelembap dengan ceramide, keduanya umumnya dapat digunakan dalam satu rutinitas.

Prinsip dasarnya adalah mengaplikasikan produk dari tekstur yang lebih ringan ke yang lebih kental. Namun, urutan akhir tetap perlu menyesuaikan petunjuk pemakaian dan formulasi masing-masing produk.

Urutan pemakaian jika menggunakan dua produk terpisah

1. Bersihkan wajah dengan pembersih lembut.

Mulai dengan membersihkan wajah untuk mengangkat kotoran, minyak, dan sisa produk. Hindari pembersih yang membuat kulit terasa kesat atau tertarik setelah dibilas karena sensasi tersebut bisa menjadi tanda bahwa produk terlalu mengeringkan bagi kulitmu.

2. Aplikasikan serum niacinamide.

Gunakan serum sesuai petunjuk pada kemasan. Jika teksturnya cair atau ringan, umumnya produk ini digunakan sebelum pelembap. Tidak perlu mengaplikasikan terlalu banyak karena jumlah berlebihan tidak otomatis membuat hasilnya lebih cepat terlihat.

3. Lanjutkan dengan pelembap yang mengandung ceramide.

Setelah serum diaplikasikan, gunakan pelembap untuk membantu mempertahankan kelembapan. Pilih tekstur yang nyaman untuk kondisi kulitmu, baik berupa gel, losion, maupun krim.

Jika serum dan pelembapmu memiliki petunjuk penggunaan khusus, ikuti petunjuk tersebut. Urutan berdasarkan tekstur merupakan panduan umum, bukan aturan mutlak untuk semua formulasi.

4. Gunakan tabir surya pada pagi hari.

Pada pagi hari, akhiri rutinitas dengan tabir surya berspektrum luas dengan SPF 30 atau lebih. Tabir surya membantu melindungi kulit dari paparan UV yang dapat memperburuk hiperpigmentasi dan berkontribusi terhadap kerusakan kulit.

Berapa persen niacinamide yang sebaiknya dipilih?

Jika baru mulai menggunakan niacinamide, konsentrasi 2–5% bisa menjadi pilihan awal yang masuk akal, terutama jika kulitmu sensitif atau sedang mengalami gangguan skin barrier. Rentang ini banyak digunakan dalam produk perawatan kulit dan umumnya dapat ditoleransi dengan baik, meskipun reaksi setiap orang tetap berbeda. (Crous dkk., Overview of Popular Cosmeceuticals in Dermatology)

Kamu tidak harus langsung memilih produk dengan konsentrasi 10% atau lebih. Konsentrasi tinggi bukan jaminan hasilnya lebih baik, terutama jika kebutuhan utamamu adalah menjaga kelembapan dan memperbaiki kenyamanan kulit.

Kondisi kulit Pilihan yang bisa dipertimbangkan Catatan pemakaian
Baru mencoba niacinamide Mulai dari 2–5% Perkenalkan secara bertahap dan amati reaksi kulit
Kulit kering atau dehidrasi Niacinamide 2–5% dengan pelembap yang mengandung ceramide Utamakan hidrasi dan rutinitas yang lembut
Warna kulit tidak merata atau bekas jerawat kehitaman Niacinamide 2–5% dapat menjadi salah satu pilihan Gunakan konsisten dan sertakan tabir surya
Kulit sedang sensitif atau mudah iritasi Formula sederhana dengan konsentrasi lebih rendah atau produk tanpa banyak bahan aktif Tunda bahan aktif lain yang berpotensi mengiritasi sampai kulit lebih nyaman

Rentang tersebut merupakan panduan umum, bukan batas keamanan mutlak. Produk dengan konsentrasi berbeda dapat memiliki tolerabilitas yang baik atau buruk bergantung pada formulasi dan kondisi kulit. Jika kulit sedang meradang, terasa terbakar, atau mengalami iritasi berat, jangan memaksakan penggunaan serum hanya karena konsentrasinya dianggap rendah.

Adakah Efek Samping dari Kombinasi Ini?

Produk pelembap dengan ceramide untuk membantu menjaga hidrasi kulit.

Secara umum, niacinamide dan ceramide dapat digunakan bersama dan sering ditemukan dalam produk yang dirancang untuk mendukung fungsi skin barrier. Keduanya tidak dikenal sebagai kombinasi yang secara khusus harus dipisahkan dalam rutinitas perawatan kulit.

Namun, aman digunakan bersama bukan berarti setiap produk pasti cocok untuk semua orang. Reaksi kulit dapat dipengaruhi oleh konsentrasi niacinamide, bahan lain dalam formula, frekuensi penggunaan, serta kondisi skin barrier saat produk diaplikasikan.

Niacinamide umumnya ditoleransi dengan baik, tetapi sebagian orang dapat mengalami rasa gatal, perih, kemerahan, atau iritasi. Risiko ini tidak hanya ditentukan oleh persentase bahan. Konsentrasi di atas 10% tidak otomatis menyebabkan iritasi, begitu pula kulit yang sedang berjerawat tidak selalu akan bereaksi buruk. Meski begitu, konsentrasi tinggi tidak selalu diperlukan untuk memperoleh manfaat, dan kulit sensitif dapat lebih mudah mengalami ketidaknyamanan. (Cleveland Clinic, Niacinamide: What It Is and Skin Benefits)

Agar lebih mudah mengevaluasi kecocokan produk, perhatikan beberapa hal berikut.

  • Perkenalkan produk secara bertahap. Jika baru mencoba serum niacinamide, gunakan sesuai petunjuk dan amati respons kulit sebelum meningkatkan frekuensinya.
  • Lakukan uji coba pada area kecil. Ikuti petunjuk produk untuk menguji kecocokan sebelum mengaplikasikannya ke seluruh wajah. Perlu diingat, uji coba ini tidak menjamin reaksi alergi tidak akan terjadi.
  • Jangan menumpuk terlalu banyak bahan aktif. Jika kulit sedang sensitif, hindari menambahkan beberapa produk eksfoliasi atau bahan aktif kuat sekaligus.
  • Hentikan pemakaian jika muncul iritasi. Jika rasa terbakar, gatal, atau kemerahan menetap, hentikan produk yang dicurigai dan konsultasikan dengan dokter kulit bila gejalanya berat atau tidak membaik.

Jika kulitmu mengalami jerawat aktif, kamu tetap bisa mempertimbangkan niacinamide dan ceramide sesuai kebutuhan. Akan tetapi, jerawat yang meradang, terasa nyeri, atau meninggalkan bekas sebaiknya ditangani dengan rutinitas yang sesuai, bukan hanya dengan meningkatkan konsentrasi serum.

Pada akhirnya, kombinasi niacinamide dan ceramide bisa menjadi bagian dari rutinitas yang membantu mendukung fungsi skin barrier, menjaga hidrasi, dan merawat tampilan warna kulit. Kuncinya bukan menggunakan sebanyak mungkin bahan aktif, melainkan memilih formula yang sesuai, menggunakannya secara konsisten, dan memberi kulit waktu untuk beradaptasi.

Memahami kandungan produk bisa membantumu menyusun rutinitas kecantikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan kulit. Mulai dari memilih bahan aktif untuk skincare, menjaga kelembapan melalui bodycare, hingga menemukan produk makeup yang nyaman digunakan, setiap pilihan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan preferensimu. Temukan berbagai tips dan informasi seputar skincare, bodycare, dan makeup bersama glownesia.id.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.