Jangan Asal Layering! Ini Urutan Memakai Skincare agar Bekerja Maksimal

Pernah merasa bingung harus memakai toner dulu atau serum? Atau justru punya beberapa produk skincare, tetapi akhirnya hanya menggunakan satu atau dua karena tidak tahu...

Skincare

Pernah merasa bingung harus memakai toner dulu atau serum? Atau justru punya beberapa produk skincare, tetapi akhirnya hanya menggunakan satu atau dua karena tidak tahu urutan yang benar? Tenang, kamu tidak sendirian. Memahami urutan memakai skincare memang bisa terasa membingungkan, apalagi ketika melihat rutinitas orang lain yang terdiri dari banyak tahapan.

Padahal, merawat kulit tidak harus selalu mengikuti 10 langkah skincare seperti yang sering muncul di media sosial. Hal terpenting adalah memahami fungsi setiap produk, menggunakannya sesuai kebutuhan kulit, dan tidak melewatkan tahapan yang memang penting.

Secara umum, urutan pemakaian skincare dimulai dari produk dengan tekstur ringan menuju produk yang lebih kental. Pada pagi hari, fokus utamanya adalah melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Sementara itu, rutinitas malam lebih banyak digunakan untuk membersihkan wajah dan memberikan perawatan sesuai kondisi kulit. Supaya tidak tertukar lagi, yuk, kenali urutan pemakaian skincare pagi dan malam berikut ini!

Jangan Asal Pakai, Kenali Urutan Skincare dari Tekstur Produknya

Urutan memakai skincare pagi dan malam untuk membantu merawat kesehatan kulit.

Prinsip dasar layering skincare adalah menggunakan produk dari tekstur yang paling ringan menuju yang lebih kental. Artinya, produk cair seperti toner dan essence umumnya digunakan lebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan serum, pelembap, dan sunscreen pada pagi hari.

Kenapa harus begitu? Produk dengan tekstur ringan biasanya lebih mudah diratakan dan tidak terlalu membentuk lapisan oklusif di permukaan kulit. Sementara itu, produk yang lebih kental, seperti krim pelembap, cenderung membentuk lapisan yang membantu mengurangi kehilangan air dari kulit.

Bayangkan kamu sedang menyusun beberapa lapisan pakaian. Akan lebih mudah jika menggunakan lapisan tipis terlebih dahulu sebelum mengenakan lapisan yang lebih tebal. Prinsipnya memang tidak sepenuhnya sama, tetapi gambaran tersebut bisa membantu kamu memahami urutan pemakaian produk.

Meski begitu, aturan paling cair ke paling kental bukan patokan mutlak untuk semua produk. Ada beberapa formula yang memiliki petunjuk pemakaian khusus, sehingga sebaiknya tetap mengikuti instruksi pada kemasan.

Ada juga beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat melakukan layering:

  • Berikan jeda seperlunya. Kamu tidak harus menunggu setiap produk menyerap selama 5–10 menit. Cukup pastikan lapisannya sudah diratakan dan tidak terlalu basah atau lengket sebelum menggunakan produk berikutnya.
  • Jangan menggunakan terlalu banyak produk sekaligus. Semakin banyak lapisan, semakin besar pula kemungkinan produk terasa berat, menggumpal, atau tidak nyaman di kulit.
  • Perhatikan kandungan aktif. Beberapa bahan membutuhkan cara penggunaan tertentu. Misalnya, retinol dan eksfoliator sebaiknya digunakan sesuai petunjuk serta toleransi kulit.
  • Utamakan kenyamanan kulit. Jika wajah terasa panas, perih, atau kemerahan setelah menggunakan beberapa produk, evaluasi kembali rutinitasmu.

Jadi, kamu tidak perlu mengejar banyaknya tahapan. Selama produk digunakan dalam urutan yang tepat dan sesuai kebutuhan, rutinitas sederhana pun bisa membantu menjaga kesehatan kulit.

Urutan Memakai Skincare Pagi (AM) untuk Proteksi Maksimal

Rangkaian produk skincare dasar berupa facial cleanser, toner, serum, moisturizer, dan sunscreen.

Rutinitas skincare pagi punya satu tujuan utama, yaitu mempersiapkan dan melindungi kulit sebelum kamu beraktivitas. Sepanjang hari, kulit berhadapan dengan sinar ultraviolet, polusi, debu, dan berbagai faktor lingkungan lainnya.

Karena itu, produk yang digunakan pada pagi hari sebaiknya membantu menjaga kelembapan sekaligus memberikan perlindungan dari paparan sinar matahari. Berikut urutannya.

1. Sabun Cuci Muka (Cleanser)

Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan sabun cuci muka yang sesuai dengan jenis kulit. Tahapan ini membantu mengangkat minyak, keringat, dan sisa produk yang menempel setelah kamu tidur.

Pilih pembersih dengan formula lembut agar kulit tidak terasa tertarik setelah mencuci wajah. Jika kulitmu cenderung kering atau sensitif, hindari produk yang membuat wajah terasa kesat berlebihan.

Tidak semua orang harus menggunakan pembersih berbusa pada pagi hari. Jika kulit sangat kering atau mudah iritasi, membilas wajah dengan air saja mungkin sudah cukup, selama kulit terasa nyaman dan tidak ada kebutuhan khusus untuk membersihkannya dengan produk.

2. Toner (Opsional)

Setelah mencuci muka, kamu bisa menggunakan toner untuk memberikan hidrasi tambahan. Produk ini biasanya memiliki tekstur cair sehingga mudah diratakan sebelum menggunakan serum atau pelembap.

Jika kulitmu terasa kering, pilih toner dengan kandungan humektan seperti glycerin atau hyaluronic acid. Namun, toner bukan tahapan wajib. Kamu boleh melewatkannya jika sudah merasa cukup dengan cleanser dan moisturizer.

3. Serum (Opsional)

Serum digunakan untuk memberikan perawatan tambahan sesuai kebutuhan kulit. Salah satu bahan yang cukup populer untuk rutinitas pagi adalah vitamin C. Vitamin C dikenal sebagai antioksidan yang dapat membantu melindungi kulit dari stres oksidatif akibat paparan lingkungan. Bahan ini juga dapat membantu menyamarkan tampilan warna kulit tidak merata jika digunakan secara konsisten.

Namun, vitamin C bukan satu-satunya pilihan. Kamu bisa memilih serum dengan niacinamide untuk membantu menjaga fungsi pelindung kulit atau hyaluronic acid untuk memberikan hidrasi. Kalau masih pemula, jangan langsung menggunakan banyak serum sekaligus. Pilih satu produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit dan perhatikan reaksinya terlebih dahulu.

4. Moisturizer

Berikutnya, gunakan pelembap untuk membantu menjaga hidrasi dan fungsi skin barrier. Tahapan ini penting untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit berminyak.

Kamu tidak harus memilih moisturizer dengan tekstur sangat tebal. Kulit berminyak bisa menggunakan pelembap berbentuk gel atau losion ringan, sedangkan kulit kering biasanya lebih nyaman dengan krim yang teksturnya lebih kaya. Pastikan pelembap sudah diratakan sebelum melanjutkan ke sunscreen.

5. Sunscreen

Inilah tahapan yang jangan sampai terlewat, terutama jika kamu beraktivitas pada siang hari. Sunscreen membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kulit terbakar, penuaan dini, dan meningkatkan risiko kanker kulit.

Pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan spektrum luas (broad spectrum). Gunakan dalam jumlah yang cukup sesuai petunjuk produk, lalu aplikasikan secara merata pada wajah dan area kulit yang terpapar.

Jangan lupa mengulang pemakaian sekitar setiap dua jam ketika berada di luar ruangan, serta setelah berkeringat, berenang, atau mengeringkan wajah dengan handuk.

Satu hal penting: sunscreen digunakan sebagai tahap terakhir dalam rutinitas skincare pagi sebelum makeup. Jika kamu menggunakan foundation atau produk complexion lainnya, aplikasikan sunscreen terlebih dahulu dan biarkan lapisannya merata sebelum melanjutkan makeup.

Urutan Memakai Skincare Malam (PM) untuk Merawat Skin Barrier

Perempuan mengaplikasikan facial cleanser untuk membersihkan wajah sebelum menggunakan skincare.

Berbeda dari pagi hari, rutinitas malam lebih berfokus pada membersihkan wajah dari sisa sunscreen, makeup, minyak, dan kotoran yang menumpuk selama beraktivitas. Setelah itu, kamu bisa menggunakan produk perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulit.

Malam hari juga sering menjadi waktu penggunaan bahan aktif tertentu, seperti retinol atau eksfoliator. Namun, bukan berarti kamu harus menggunakan semuanya sekaligus. Berikut urutan yang bisa dijadikan panduan.

1. Double Cleansing (Jika Diperlukan)

Jika seharian menggunakan sunscreen, makeup, atau produk yang sulit dibersihkan dengan sabun wajah biasa, kamu bisa melakukan double cleansing.

Tahap pertama menggunakan pembersih berbasis minyak atau produk seperti cleansing balm dan micellar water. Fungsinya membantu mengangkat makeup, sunscreen, dan kotoran yang menempel di permukaan kulit. Setelah itu, lanjutkan dengan sabun cuci muka untuk membersihkan sisa kotoran.

Namun, double cleansing tidak wajib dilakukan oleh semua orang setiap malam. Jika kamu tidak menggunakan makeup atau sunscreen yang sulit dibersihkan, satu kali mencuci wajah dengan pembersih yang sesuai mungkin sudah cukup. Hindari membersihkan wajah berulang kali karena justru bisa membuat kulit kering dan iritasi.

2. Sabun Cuci Muka (Cleanser)

Jika menggunakan cleansing balm atau micellar water pada tahap pertama, lanjutkan dengan pembersih wajah yang lembut. Pijat wajah secara perlahan dan bilas hingga bersih. Jangan menggosok kulit terlalu keras, terutama jika sedang mengalami jerawat meradang atau iritasi. Setelah selesai, keringkan wajah dengan handuk bersih menggunakan gerakan menepuk ringan.

3. Toner (Hydrating atau Eksfoliasi)

Setelah wajah bersih, kamu bisa menggunakan toner sesuai kebutuhan. Ada dua jenis toner yang sering ditemukan dalam rutinitas skincare, yaitu toner hidrasi dan toner eksfoliasi. Toner hidrasi membantu memberikan kelembapan tambahan, sedangkan toner eksfoliasi mengandung bahan aktif seperti AHA atau BHA untuk membantu mengangkat sel kulit mati.

Keduanya tidak harus digunakan bersamaan. Jika kulitmu sensitif atau sedang mengalami gangguan skin barrier, toner hidrasi biasanya menjadi pilihan yang lebih sederhana. Sementara itu, toner eksfoliasi sebaiknya digunakan sesuai petunjuk produk dan tidak terlalu sering. Penggunaan berlebihan justru dapat menyebabkan kulit terasa kering, perih, dan kemerahan.

4. Serum atau Bahan Aktif

Tahap berikutnya adalah menggunakan serum sesuai kebutuhan kulit. Pada malam hari, beberapa orang memilih bahan aktif seperti retinol, niacinamide, atau serum hidrasi.

Retinol dapat membantu memperbaiki tampilan tekstur kulit, garis halus, dan tanda penuaan. Namun, bahan ini berpotensi menyebabkan kulit kering atau iritasi, terutama pada awal pemakaian. Mulailah dengan frekuensi rendah dan ikuti petunjuk penggunaan.

Jika kamu menggunakan retinol, sebaiknya jangan langsung menggabungkannya dengan berbagai produk eksfoliasi kuat dalam satu rutinitas, terutama jika kulit belum terbiasa. Perlu diketahui juga bahwa retinoid topikal seperti retinol sebaiknya dihindari selama kehamilan. Jika sedang hamil atau merencanakan kehamilan, konsultasikan pilihan bahan aktif dengan tenaga kesehatan.

5. Moisturizer

Tutup rutinitas malam dengan moisturizer untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Pada malam hari, kamu bisa memilih pelembap dengan tekstur yang lebih kaya jika kulit terasa kering atau membutuhkan hidrasi tambahan.

Beberapa kandungan yang bisa dipertimbangkan antara lain:

  • Ceramide: membantu mendukung fungsi pelindung kulit.
  • Glycerin: menarik air untuk membantu menjaga hidrasi.
  • Hyaluronic acid: membantu mempertahankan kelembapan pada lapisan kulit.
  • Panthenol: membantu menjaga kelembapan dan memberikan rasa nyaman pada kulit.

Kamu tidak harus memilih pelembap dengan semua kandungan tersebut sekaligus. Cukup cari formula yang nyaman, tidak memicu iritasi, dan sesuai dengan kondisi kulit.

Terlalu Ribet? Ini Urutan Basic Skincare yang Wajib Diterapkan

Rangkaian basic skincare untuk pemula yang terdiri dari cleanser, moisturizer, dan sunscreen.
Sumber: Instagram @sociolla

Melihat banyaknya produk skincare mungkin membuatmu berpikir bahwa merawat wajah membutuhkan waktu lama dan biaya yang tidak sedikit. Padahal, kamu tidak harus memiliki toner, essence, serum, ampoule, dan berbagai produk lainnya untuk mulai merawat kulit.

Bagi pemula, rutinitas dasar yang terdiri dari cleanser, moisturizer, dan protection atau sunscreen sudah bisa menjadi fondasi yang baik. Konsep ini sering disederhanakan sebagai CTMP (Cleanser, Moisturizer, Treatment, Protection), meskipun tahap treatment bersifat opsional dan bisa ditambahkan sesuai kebutuhan. Supaya lebih mudah, berikut rutinitas minimalis yang bisa kamu coba.

Pagi Hari

Tahapan Produk Fungsi
1 Cleanser (opsional sesuai kondisi kulit) Membersihkan minyak dan kotoran
2 Moisturizer Menjaga kelembapan dan skin barrier
3 Sunscreen Melindungi kulit dari paparan sinar UV

Malam Hari

Tahapan Produk Fungsi
1 Cleanser Membersihkan wajah dari sunscreen, makeup, dan kotoran
2 Moisturizer Membantu menjaga hidrasi dan merawat skin barrier

Jika sudah terbiasa dengan rutinitas dasar tersebut, kamu bisa menambahkan satu produk treatment sesuai kebutuhan. Misalnya, serum niacinamide untuk membantu merawat tampilan warna kulit tidak merata atau retinol untuk kebutuhan perawatan tanda penuaan.

Namun, jangan terburu-buru menambahkan banyak bahan aktif sekaligus. Berikan waktu untuk melihat bagaimana kulit merespons setiap produk baru.

Kapan Perlu Menambahkan Serum atau Treatment?

Tidak semua masalah kulit membutuhkan produk tambahan. Jika kulitmu sudah terasa nyaman, tidak mudah kering, dan tidak memiliki masalah khusus yang ingin ditangani, rutinitas dasar bisa tetap dipertahankan. Produk treatment baru bisa dipertimbangkan ketika kamu memiliki kebutuhan yang lebih spesifik, seperti jerawat, noda bekas jerawat, atau tanda penuaan.

Pilih satu bahan aktif terlebih dahulu dan gunakan secara bertahap. Ingat, tujuan skincare bukan mengumpulkan sebanyak mungkin produk, melainkan menemukan rutinitas yang bisa kamu jalani secara konsisten tanpa membuat kulit kewalahan.

Mulai dari Rutinitas Sederhana, Lalu Sesuaikan dengan Kebutuhan Kulit

Berbagai produk skincare yang disusun berdasarkan urutan pemakaian pagi dan malam.

Memahami urutan memakai skincare sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Kamu hanya perlu mengingat prinsip dasarnya: gunakan produk dengan tekstur ringan terlebih dahulu, lanjutkan dengan pelembap, dan akhiri rutinitas pagi menggunakan sunscreen.

Pada pagi hari, prioritaskan perlindungan dari sinar UV. Sementara itu, malam hari bisa dimanfaatkan untuk membersihkan wajah dan menggunakan perawatan tambahan sesuai kebutuhan kulit.

Kalau masih pemula, tidak perlu memaksakan rutinitas 10 langkah. Mulailah dari cleanser, moisturizer, dan sunscreen. Setelah kulit terbiasa, kamu bisa menambahkan serum atau bahan aktif secara perlahan.

Pada akhirnya, rutinitas skincare terbaik bukanlah yang memiliki tahapan paling banyak, tetapi yang sesuai dengan kondisi kulit dan bisa kamu lakukan secara konsisten. Jadi, daripada bingung mengikuti semua tren, lebih baik kenali kebutuhan kulitmu dan pilih produk yang benar-benar diperlukan.

Merawat diri tidak harus dimulai dengan banyak produk atau rutinitas yang rumit. Dengan memahami kebutuhan kulit dan memilih produk yang tepat, kamu bisa membangun kebiasaan kecantikan yang lebih praktis dan nyaman. Temukan berbagai panduan seputar kandungan skincare, perawatan bodycare, hingga tips makeup untuk aktivitas sehari-hari lainnya bersama glownesia.id.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.